Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Agar Tidak Terkena Masalah Hukum di Luar Negeri

HAL YANG HARUS DILAKUKAN

Pra Keberangkatan :

  1. Pastikan anda berangkat dengan prosedur yang benar
  2. Jangan palsukan dokumen
  3. Pelajari hak-hak dan kewajiban anda sebagai pekerja
  4. BACA kontrak kerja dan semua berkas sebelum menyetujui dan menandatanganinya JANGAN mau menandatangani dokumen yang tidak anda mengerti.
  5. Pelajari budaya dan sistem hukum negara tujuan anda bekerja
  6. Foto kopi semua dokumen penting anda (paspor, kobtrak kerja, ala-mat di Negara tujuan) simpan satu berkas untuk diri sendiri, satu berkas untuk keluarga yang ditinggalkan.

 Saat berada di Negara penempatan :

  1. Simpan sendiri semua dokumen penting anda.
  2. Jangan mau menandatangi dokumen yang anda tidak mengerti dan tidak ditulis dengan bahasa Indonesia.
  3. Jangan sungkan untuk berpendapat dan menolak untuk .melakukan pekerjaan yang tidak sesuai dengan kontrak kerja
  4. Simpan semua nomor penting (keluarga, KBRI/KJRI pengaduan, dll).
  5. Bertindak sesuai dengan aturan hukum dan budaya Negara setempat.
  6. Berserikat/berorganisasi, agar semaain banyak pengetahuan yang anda miliki dan memiliki teman saat berhadapan dengan masalah selama bekerja di luar negeri.

 

HAL-HAL YANG TIDAK BOLEH DILAKUKAN

Pra Keberangkatan:

  1. Membiarkan data anda dipalsukan oleh pihak yang akan mem-berangatkan.
  2. Menandatangi dokumen yang tidak anda mengerti.
  3. Berangkat dengan bantuan pihak ketiga (sponsor) yang tidak resmi.

 Saat di Negara tujuan:

  1. Berbuat nekad dan di luar kontrol
  2. Menjadi kaburan (illegal/tidak berdokumen) saat situasi dan kondisi tidak sesuai dengan yang diharapkan
  3. Melakukan tindakan melanggar hukum baik secra sadar ataupun di bawah tekanan.

Yang harus dilakukan saat terlibat hukum di luar negeri

Saat anda terlibat masalah dengan hukum di luar negeri, atau men-jadi tersangka kasus kriminal, langkah-langkah yang dapat anda laku-kan :

  1. Membuat laporan ke KBRI/KJRI setempat, memberitahukan anda di mana dan nyatakan anda membutuhkan bantuan pendampingan hukum.
  2. Hubungi lembaga bantuan hukum terdekat untuk mendampingi proses hukum anda
  3. Jangan berikan jawaban atau penjelasan apapun sebelum anda di-dampingi penerjemah dan pengacara. Sampaikan secara baik-baik kepada pihak yang berwenang bahwa anda akan berbicara jika su-dah didampingi penerjemah dan pengacara.
  4. Jelaskan secara detail dan apa adanya kepada pengacara dan pen-damping hukum anda, hanya lakukan dan sampaikan hal-hal yang disarankan pengacara dan pendamping hukum anda.
  5. Simpan semua bukti yang anda miliki baik-baik, percayakan hanya kepada pengacara dan pendamping hukum anda.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*