Nuryati Solapari Purna Pekerja Migran yang Jadi Anggota Bawaslu Banten

Nuryati Solapari, Purna Pekerja Migran yang sukses menjadi Anggota Bawaslu Provinsi Banten

SERANG, Nuryati Solapari, purna pekerja migran Arab Saudi, berdasarkan keputusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI telah ditetapkan menjadi salah satu dari  tiga anggota baru Bawaslu Provinsi Banten untuk periode 2017-2022. Nuryati Solapari bersama dua  rekan lainnya yaitu Didih M. Sudi, Ali Faisal akan dilantik di Jakarta, Rabu (20/9/2017) seperti yang dilansir newsmedia.

Nuryati bersama dua orang lainnya dinyatakan lolos seleksi calon anggota Bawaslu Banten sebagaimana dilansir melalui web Bawaslu RI, Minggu (17/9/2017) dalam file “Pengumuman Calon Terpilih Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Masa Jabatan 2017-2022” dengan Nomor 0486/BAWASLU/SJ/HK.01.000/IX/2017.

Nuryati Solapari adalah dosen di Fakultas Hukum Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Namun diketahui, Nuryati merupakan mantan Tenaga Kerja indonesia (TKI) yang pernah bekerja di Arab Saudi.

Ia menjadi TKI pada tahun 1998 sampai dengan 2001 di Arab Saudi. Nuryati yang lahir di Subang, Jawa Barat, 2 Juni 1979 mengisahkan dia menjadi TKI karena untuk mengumpulkan uang guna membiayai kuliah setelah tamat dari SMA. Ia tamat dari SMA Prisma di Kota Serang, Banten, sebagai lulusan terbaik. Ia menjadi pengasuh bayi (babby sitter) pada keluarga di Arab Saudi. Setelah masa kontrak kerjanya selesai pada 2001 dan uangnya cukup untuk untuk masuk perguruan tinggi, dia kembali ke Tanah Air.

Selepas menjadi TKI, Nuryati menempuh S1 di Fakultas Hukum Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Kota Serang, Banten kemudian melanjutkan kuliah S2 jurusan Hukum di Universitas Jayabaya, Jakarta dan meraih gelar Doktor dari Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung. Selain aktif mengajar di kampus, Nuryati juga aktif di beberapa organisasi dan konsen memperjuangkan Pekerja  Migran.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*